Olahraga Bisa Menurunkan Resiko Bahaya Penyakit

Apr 23, 2016 | | Say something

Inilah Manfaat Olahraga Untuk Menurunkan Resiko Bahaya Penyakit

olahraga

Gaya hidup yang buruk salah satunya adalah termasuk kurangnya aktivitas fisik atau berolahraga. Seiring berkembangnya teknologi, pekerjaan yang dulunya melibatkan aktivitas fisik, kini sudah banyak yang diambil alih oleh sistem komputasi digital. Orang-orang semakin banyak yang menghabiskan waktunya di depan meja operator atau komputer. Pekerjaan yang menuntut banyak waktu untuk duduk, tanpa diimbangi dengan aktivitas secara fisik dan olahraga sangat beresiko berat terhadap kesehatan Anda.
Penelitian yang telah dilaporkan dalam Journal of American Heart Association menyatakan bahwa waktu yang banyak dihabiskan untuk duduk diam tidak melakukan aktivitas fisik apapun sangat berkaitan dengan peningkatan resiko penyebab semua penyakit. Alam merancang tubuh manusia untuk aktif secara fisik bergerak, sehingga gaya hidup buruk kurang gerak bisa berakibat fatal bagi kesehatan Anda.

Inilah beberapa penyakit kronis yang bisa disebabkan oleh karena kurang olahraga:

  1. Beresiko terkena Kanker Ganas
    The American Cancer Society menyatakan bahwa 30 persen dari semua kematian akibat kanker setiap tahun di Amerika Serikat disebabkan oleh karena pola makan yang tidak sehat serta kurangnya aktivitas fisik. Olahraga mampu mengurangi resiko kanker usus besar dengan cara mempercepat makanan melalui sistem pencernaan, yang akan mengurangi waktu organ pencernaan terpapar racun dari makanan yang kita konsumsi. Para peneliti mengaitkan beberapa jenis kanker, seperti kanker pankreas dan kanker usus besar, dan diabetes, efektif bisa dikurangi dengan melakukan olahraga secara teratur.
  2. Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi
    Ada keterkaitan yang jelas antara asupan garam, dan tekanan darah tinggi, yang selanjutnya bisa mengarah kepada penyakit jantung. Diet yang tinggi natrium dalam garam cenderung meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular lainnya. Tekanan darah tinggi meningkatkan resiko terkena serangan jantung, stroke, serta kondisi medis lainnya. The American Heart Association menerbitkan sebuah laporan pada tahun 2011, yang mempelajari keterkaitan antara aktivitas fisik dan respon tekanan darah terhadap asupan garam. Temuan menunjukkan bahwa orang yang lebih aktif secara fisik, maka semakin sedikit tekanan darah bisa bereaksi terhadap garam dalam diet Anda.
  3. Sindrom Metabolik. Kurangnya olahraga dan kelebihan berat badan selanjutnya akan meningkatkan resiko penyakit yang umum ditimbulkan oleh obesitas, seperti sindrom metabolik dan diabetes. Sindrom metabolik adalah kondisi yang menggambarkan gabungan dari satu atau lebih dari faktor yang tak sehat, seperti lemak yang mengumpul di sekitar pinggang Anda, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol darah yang tidak sehat, serta gula darah yang tinggi. Aktivitas fisik bermanfaat untuk membakar kelebihan kalori, mengurangi gula darah, dan mengurangi resiko tubuh untuk mengembangkan sindrom metabolik.
  4. Masalah kesehatan tulang dan otot. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga bermanfaat memperkuat tulang dan otot. Otot yang kuat membantu kita untuk melakukan aktivitas sehari hari dengan baik ,dan meningkatkan daya tahan tubuh kita. Kekuatan fisik yang diperoleh dari olahraga juga membantu tubuh mencegah cedera akibat terjatuh dengan meningkatkan keseimbangan dan stabilitas.

Porsi olahraga yang dianjurkan penderita kanker, Centers for Disease Control and, menyarankan bagi orang dewasa yang sehat untuk mendapatkan 2,5 jam latihan aerobik moderat setiap minggu, kemudian juga mendapatkan latihan penguatan otot untuk yang dua hari atau lebih. Pedoman ini bahkan memungkinkan untuk dibagi menjadi segmen 10 menit, disela hari-hari sibuk Anda. Contoh aktivitas fisik yang mudah dilakukan, Anda dapat berjalan kaki selama 10 menit, tiga kali dalam sehari dan lima hari dalam seminggu, untuk mengurangi resiko mengembangkan penyakit yang sedang maupun berat. Ubah gaya hidup Anda segera ke arah yang sehat, selagi masih banyak kesempatan.

Source : www.huffingtonpost.com

Share This:

Posted in: Tips Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *